Jumat, 11 April 2014

Cara budidaya jambu kristal

Jambu kristal merupakan varietas yang dikembangkan dari tanaman jambu biji. Sering kali saat mengkonsumsi jambu biji, kita sering direpotkan dengan keberadaan bijinya yang benyak namun, kelebihan varietas jambu kristal ini terletak pada keberadaan biji jambu yang relatif sedikit hanya sekitar 3% dari besar buah. Buah jambu kristal, mulai dikenalkan kepada Indonesia oleh orang Taiwan sekitar tahuan 2001, yang kemudian banyak dibudidaya secara luas di Indonesia. Pembudidayaan jambu kristal ini sebenarnya relatif sama dengan jambu biji biasa, seperti berikut ini :

  • Pengolahan Tanah
    Lahan yang akan digunakan tidak harus rata, lahan miring (perbukitan) seperti tempat pembuatan sengkedan(teras) juga bisa dilakukan. pada bagian yg curam, untuk menggemburkan tanahnya bisa dilakukan pembajakan dengan dicangkul atau bajak mencapai kedalaman 30cm secara merata. Pemberian pupuk kandang dengan dosis 40kg/m persegi, lalu buatlah bedengan berukuran 1,20 dengan panjang yang disesuaikan dengan panjang lahan. Untuk media menanam dalam pot, gunakankombinasi media tanah, pupuk  kandang dan sekam perbandingannya 1:2:2.
  • Pemeliharaan tanaman
    Sejumlah tanaman pengganggu seperti gulma tanaman harus disiangi sampai radius 1,5-2 m pada sekeliling tanaman. Jika terjadi bibit tanaman yang  mati, segera diganti dengan bibit yang baru dan bagus. Penyiangan tanaman perlu dilakukan dengan membuang tunas pada batang utama sehingga buah bisa tumbuh besar dan manis. Setiap sebulan sekali tanah disekitar tanaman harus  dilakukan penggemburan tanah dengan pembalikan agar tetap lunak hingga tanaman benar-benar kuat. Pemangkasan pada bagian ujungnya dilakukan setelah tanaman berumur 2 tahun agar tanaman mendapat tajuk yang rimbun terlebih dahulu.
  • Pemupukan tanaman
  • Lakukan pemupukan secara berkala dengan aturan :
    • Pada usia 0-1 tahun umur pada penanaman bibit, setiap pohon diberi pupuk dengan campuran 40 kg pupuk kandang, 5 kg TSP, 100 gram urea dan 20 gram ZK yang kemudia ditaburi sekitar tanaman
    • Pemupukan tanaman umur 1-3 tahun dilakukan dengan campuran NPK 250 gram/pohon dan TSP 250 gram/pohon dan diulang setiap 3 bulan sekali dengan takaran yang sama.
    • Pemupukan tanaman umur diatas 3 tahun, kalau pertumbuhan tunas sudah kurang bagus berarti selain TSP dan NPK dengan ukuran yang sama berarti tanaman memerlukan pupuk kandang sebanyak 40 kg/tanaman.
  • Penyiraman
    Bibit tanaman selama 2 minggu setelah ditanam, dilakukan penyiraman 2 kali sehari pada pagi dan sore. Dan minggu berikutnya dikurangi menjadi sore hari saja. Bila hujan turun terlalu lebat diusahakan sekitar tanaman tidak tergenang air dengan cara membuat jalur untuk mengalirkan air. Sebaliknya pada musim kemarau, bila tanah sudah kelihatan merekah maka diperlukan penyiraman dengan menggunakan pompa air dua kali sehari.
  • Pemanenan
    Secara umum, buah jambu kristal akan berbuah setelah umur 2 tahun, namun dengan bibit cangkokan tanaman jambu kristal bisa berbuah ceoat saat umur 6 bulan. Buah jambu kristal sudah siap panen saat jambu sudah berwarna putih kuningan, bila dibandingkan dengan yang belum matang.
Proses budidaya jambu kristal memang dapat dikatakan lebih mudah dibandingkan dengan budidaya jeruk yang membutuhkan tempat yang lebih besar dan subur. Jambu kristal lebih kuat terhadap berbagai kondisi cuaca dan tanah.