Sabtu, 01 Maret 2014

Tujuan dan sasaran supervisi pendidikan

Tujuan utama supervisi adalah memperbaiki pengajaran (Neagly & Evans, 1980; Oliva, 1984; Hoy & Forsyth, 1986; Wiles dan Bondi, 1986; Glickman, 1990). Tujuan umum Supervisi adalah memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru dan staf agar personil  tersebut mampu meningkatkan kwalitas kinerjanya, dalam melaksanakan tugas dan melaksanakan proses belajar mengajar .

 Secara operasional dapat dikemukakan beberapa tujuan konkrit dari supervisi pendidikan yaitu :

  • Meningkatkan mutu kinerja guru
    • Membantu guru dalam memahami tujuan pendidikan dan apa peran sekolah dalam mencapai tujuan tersebut
    • Membantu guru dalam melihat secara lebih jelas dalam memahami keadaan dan kebutuhan siswanya.
    • Membentuk moral kelompok yang kuat dan mempersatukan guru dalam satu tim yang efektif, bekerjasama secara akrab dan bersahabat serta saling menghargai satu dengan lainnya.
    • Meningkatkan kualitas pembelajaran yang pada akhirnya meningkatkan prestasi belajar siswa.
    • Meningkatkan kualitas pengajaran guru baik itu dari segi strategi, keahlian dan alat pengajaran.
    • Menyediakan sebuah sistim yang berupa penggunaan teknologi yang dapat membantu guru dalam pengajaran.
    • Sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan bagi kepala sekolah untuk reposisi guru.
  • Meningkatkan keefektifan kurikulum sehingga berdaya guna dan terlaksana dengan baik
  • Meningkatkan keefektifan dan keefesiensian sarana dan prasarana yang ada untuk dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu mengoptimalkan keberhasilan siswa
  • Meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah khususnya dalam mendukung terciptanya suasana kerja yang optimal yang selanjutnya siswa dapat mencapai prestasi belajar sebagaimana yang diharapkan.
  • Meningkatkan kualitas situasi umum sekolah sehingga tercipta situasi yang tenang dan tentram serta kondusif yang akan meningkatkan kualitas pembelajaran yang menunjukkan keberhasilan lulusan.