Rabu, 05 Maret 2014

Korelasi konseptual kedisisplinan belajar dengan prestasi belajar siswa

Kedisiplinan sekolah erat hubungaannya dengan kerajinan siswa dalam sekolah dan juga dalam belajar. Kedisiplinan sekolah mencakup kedisiplinan guru dalam mengajar dengan melaksanakan tata tertib, kedisiplinan pegawai atau karyawan dalam pekarjaan administrasi dan kebersihan atau keteraturan kelas, gedung sekolah halaman dan lain-lain, kedisiplinan kepala sekolah dalam mengegola seluruh staf beserta siswanya, dan kedisiplinan tim BP dalam pelayanannya kepada siswa.

Seluruh staf sekolah yang mengikuti tata tertib dan bekerja dengan disiplin membuat siswa menjadi disiplin pula, selain itu memberi pangaruh yang positif terhadap belajarnya. Banyak sekolah yang dalam pelaksanaan disiplinnya kurang, sehingga mempengaruhi sikap siswa dalam belajar.

Kurang bertanggung jawab karena bila tidak melaksanakan tugas tetap tidakada sanksi. Hal apapun yang dilakukan dalam proses belajar, siswa perlu disiplin untuk mengembangkan motivasi yang kuat.

”Dengan demikian, agar siswa belajar lebih maju maka siswa harus belajar disiplin dalam belajar baik disekolah, rumah ataupun diperpustakaan. Agar siswa disiplin, harus guru beserta staf yang lain disiplin juga”( Slameto, Belajar dan Faktir-Faktoryang Mempengaruhinya(Jakarta: Rineka Cipta,1987),h. 69.)

Kedisiplan itu merupakan dasar untuk mencapai prestasi yang baik, karena kedisiplinan merupakan dasar untuk memperoleh prestasi, terutama dalam mempelajari pelajaran bidang studi IPS Ekonomi. Oleh karna itu kedisiplinan sangat berperan terhadap prestasi belajar siswa.

Dengan sikap disiplin akan membuat siswa memiliki kecakapan menangani cara belajar yang baik, juga merupakan suatu proses menuju pembentukan watak yang baik.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan sikap disiplin akan memungkinkan untuk memperoleh serta mendapatkan prestasi dari setiap individu yang beraktifitas, lebih-lebih dalam korelasinya dengan prestasi belajar. Pengertian Kedisiplinan Belajar Siswa Definisi