Selasa, 11 Maret 2014

Hambatan hambatan yang mempengaruhi pengembangan kurikulum

Dalam pengembangan kurikulum terdapat beberapa hambatan-hambatan antara lain:

  • Kurangnya partisipasi guru.
  • Datang dari masyarakat.
  • Kurang waktu.
  • Kekurang sesuaian pendapat (baik antara sesama guru dengan kepala sekolah dan administrator).
  • Karena kemampuan dan pengetahuan guru sendiri.
Dalam pengembangan suatu kurikulum banyak pihak yang turut serta dalam partisipasi, yaitu administrasi pendidikan , ahli pendidikan, ahli kurikulum, ahli bidang ilmu pengetahuan, guru-guru, dan orang tua murid. Serta tokoh  masyarakat.
  • Peran para administrasi pendidikan
    Peranan para administrator ditingkat  pusat dalam pengembangan kurikulum adalah menyusun dasar-dasar hokum, menyusun kerangka dasar serta program intinkuriulum. Administrator tingkat pusat bekerja sama dengan para ahli pendidikan dan ahli bidang studi di pergruan tinggi serta meminta persetujuannya terutama dalam penyusunan kurikulum.
  • Peran para ahli
    Pengembangan kurikulum bukan hanya sekedar memilih dan menyusun bahan pelajaran dan metode mengajar, tetapi menyangkut dengan penentuan arah dan orientasi pendidikan, pemilihan system dan modeli kurikulum, baik model konsep, model dasain, dll.
    Partisipasi para ahlli pendidikan dan ahli kurukulum terutama sangat dibutuhkan dalam pengembangan kurikulum pada tingkat pusat.
  • Peranan guru
    Guru memegang sangat penting di dalam perencananaan maupun pelaksanaan kurikulum, karena tanpa peran guru kurikulum tidak ada bedanya dengan perencanaan yang hanya berbentuk tulisan. Peran guru bukan hanya memberikan nilai prestasi pada murid, tetapi guru juga memberikan implimentasi kurikulum dalam lingkup yang luas. Guru juga berperan sebagai pengajar di masyarakat, sebab ia harus belajar struktur social masyarakat, nilai-nilai utama dalam masyrakat.
  • Peranan orang tua murid
    Orang tua murid juga mempunyai peranan dalalm pengembanan kurikulum. Ada dua hal berkenaan degan meraka;Dalam ha penyusunpa irang tua kurikullum dan pelaksanaan kurikulum. Dalam penyususnan kurikulum tidak semua orang tua ikut serta hanya terbatas beberapa orang tua murid.