Selasa, 04 Februari 2014

Psikologi pemimpin dan krisis

Dalam Buku Psikologi Kepemimpinan dijelaskan bahwa | Timbulnya kepemimpinan bisa juga disebabkan oleh suatu situasi dimana upaya pencapaian tujuan kelompok mengalami hambatan, atau situasi dimana eksistensi kelompok menghadapi ancaman-ancaman yang serius dari luar. Dalam situasi semacam ini, tidak jarang sebagian besar anggota kelompok tidak mengetahui langkah-langkah apa yang sebaiknya diambil untuk mewujudkan tujuan kelompok, atau untuk membebaskan kelompok dari ancaman-ancaman tersebut (Cahyono, 1984 : 26).

Selanjutnya dalam buku Manajemen Kepemimpinan dijelaskan pula bahwa :”Ancaman yang dihadapi kelompok serta kesulitan-kesulitan dalam pelaksanaan tugas (krisis) kelompok tidak saja berpengaruh terhadap timbulnya kepemimpinan, akan tetapi berpengaruh pula pendistribusian kepemimpinan” (Aziz, 1997 : 31).

Sedangkan ahli lain mengatakan bahwa :” Munculnya seorang pemimpin sangat diperlukan dalam keadaan-keadaan dimana tujuan dari pada kelompok sosial yang bersangkutan terhalang atau apabila kelompok tadi mengalami ancaman-ancaman dari luar” (Ahmadi, 1998 : 142).

Dari pendapat ahli tersebut, menunjukkan bahwa dalam situasi yang krisis terutama pada kepemimpinan  yang berorientasi kepada kekuatan semata-mata tampaknya menjadi satu alternatif yang yang sulit untuk ditolak munculnya kemimpinan. Karena sering dilihat bahwa pemimpin yang diktator umumnya muncul dalam situasi krisis yang menuntut perubahan-perubahan yang mendadak.