Selasa, 04 Februari 2014

Pemimpin dan kegagalan pemimpin

Pemimpin-pemimpin baru bisa juga akan muncul manakala pemimpin sebelumnya tidak mampu melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinannya secara memadai. Sehubungan dengan hal ini, menurut W.H Crockett seperti yang dikutip oleh Cahyono dalam bukunya Psokologi Kepemimpinan dijelaskan bahwa:

Dari hasil penelitian membuktikan bahwa sebanyak 83% dari kelompok -kelompok dengan memimpinan formalnya tidak mampu memenuhi kewajiban melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinan kepemimpinan, ternyata tugas atau fungsi kepemimpinannya diambil oleh anggota kelompok lainnya, dan sebagai perbandingan hanya 39% dari kelompok-kelompok dengan  pemimpinan formalnya bisa melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinannya secara efektif yang ternyata memunculkan pemimpin-pemimpin yang baru (Cahyono, 1984: 27-28)

Selanjutnya dalam Buku Psikologi Sosial dijelaskan bahwa:

Kepemimpinan merupakan hasil dari pada organisasi sosial yang telah terbentuk atau sebagai hasil dinamika dari pada interaksi sosial. Sejak mula kala terbentuknya suatu kelompok sosial seseorang atau beberapa orang diantara warga-warganya melakukan peran yang lebih aktif dari pada rekan-rekannya, sehingga orang tadi atau beberapa orang tampak lebih menonjol dai lain-lainnya. Itulah asal mulanya timbul kepemimpinan yang kebanyakan timbul dan berkembang dalam struktur sosial yang kurang stabil (Ahmadi, 1998 : 141-142).

Dengan demikian, diperoleh suatu indikasi bahwa disaat para pemimpin tidak mampu melaksanakan fungsinya secara efektif dan adanya struktur sosial yang kurang stabil, maka pemimpin lain akan muncul menggantikannya.