Rabu, 01 Januari 2014

Reksa dana dari segi portofolio

Dari segi portofolio investasinya, reksa dana dapat dibedakan menjadi: (Undang-undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995)

  • Reksa Dana Pasar Uang (Money Market Funds)
    Reksa Dana jenis ini hanya melakukan investasi pada efek yang bersifat hutang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Tujuannya adalah untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal. Secara umum, efek yang masuk ke dalam kategori ini meliputi deposito, SBI, dan efek pasar uang lainnya.
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap (Fix Income Funds)
    Reksa Dana jenis ini melakukan investasinya sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat hutang. Reksa Dana ini melakukan resiko yang relatif lebih besar daripada reksa dana pasar uang dan biasanya memberikan penghasilan dalam bentuk bunga seperti obligasi. Tujuan reksa dana ini adalah memberikan tingkat pengembalian yang stabil.
  • Reksa Dana Saham (Equity Funds)Reksa Dana jenis ini melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya ke dalam efek berbentuk ekuitas (saham), sehingga resikonya lebih tinggi dibandingkan kedua jenis reksa dana di atas, namun menghasilkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi pula.
  • Reksa Dana Campuran (Mix Funds)
    Reksa Dana jenis ini melakukan investasinya pada efek bersifat hutang maupun efek bersifat ekuitas dengan proporsi alokasi yang lebih fleksibel.