Senin, 20 Januari 2014

Pengertian manajemen ilmiah

Manajemen Ilmiah adalah manajemen yang

  • menggunakan ilmu pengetahuan (the lise of science)
  • mempergunakan metode-metode ilmiah (the use of scientific methods) didalam menghadapi masalah-masalah, kasus-kasus, dan tindakan-tindakan yang perlu diambil.
Mempergunakan metode ilmiah dalam menghadapi masalah atau kasus berarti pada waktu menghadapi masalah/kasus dan berusaha mencari jawaban atau jalan pemecahan simanager bersikap obyektif, sistematis, dalam pelaksanaan dari keputusan-keputusan nanti berulah ia bersikap sesuai dengan iklim sosial, psykologis, dan sebagainya.

Metode ilmiah pada garis bersarnya adalah sebagai berikut:
  • Temukan dan rumuskan apa yang menjadi masalah (identification and identification of the problem)
  • Berikan jawaban sementara berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dipunyai; pengetahuan yang berasal dari laporan atau cerita orang, surat-surat, dokumen-dokumen, arsip, dan sebagainya, serta pengalaman dimasa lampau yang kadang-kadang menimbulkan intuisi atau feeling atau firasat (hypothesis).
  • Cocokan jawaban dengan data dan bahan-bahan informasi berdasarkan fakta-fakta yang harus dikumpulkan.
  • Tarik kesimpulan akhir dan ambillah keputusan yang merupakan suatu rencana yang selengkap-lengkapnya mengenai tujuan, sasaran-sasarannya, asas-asas; aspek-aspek yang perlu diperhatikan dan sebagainya.
Jadi jelaslah bahwa manajemen ilmiah itu pada asasnya sederhana saja. Yang sukar dalam prakteknya adalah, bahwa si manager harus mampu berfikir secara Zakelijk dan obyektif di dalam menghadapi berbagai masalah manajemen, jangan sampai dipengaruhi oleh sentimen atau adat kebiasaan dalam mencari keputusan yang tepat, namun tetap bijaksana dan realistis  di dalam pelaksanaannya.