Minggu, 15 Desember 2013

Pengertian paham kapitalisme

Secara sederhana, kapitalisme adalah sistem dan paham ekonomi yang modalnya (penanaman modal dan kegiatan industrinya) bersumber pada modal pribadi atau modal perusahaan swasta guna bersaing bebas di pasaran internasional atau nasional atau pun lokal. Kapitalisme merupakan respons terhadap merkantilisme yang menempatkan negara sebagai pemilik kekayaan negara. Kapitalisme, sebaliknya, menempatkan individu sebagai pemilik modal yang menguasai kekayaan alam.

Seorang kapitalis adalah mereka yang memiliki modal (capital), biasanya berbentuk uang, guna mengembangkan usaha industrinya. Dalam istilah Karl Marx, kapitalis adalah pemilik alat-alat industri atau mesin dalam tataran infrastruktur; dan seorang buruh/karyawan yang bekerja dalam perusahaan kapitalis maka ia memiliki hak atas alat-alat tersebut: ia hanya diharuskan bekerja dan menerima upah atau gaji sebagai konsekuensi.

Paham kapitalisme ini bergandengan erat dengan liberalisme, di mana pihak swasta atau partikelir diberikan kebebasan oleh negara untuk mengolah dan memperjualbelikan kekayaan alam. Dalam hal ini, pemerintah atau negara tak berhak ikut campur dalam mengatur kaum kapitalis-liberalis dalam memperkayai diri mereka. Tokoh-tokoh kapitalisme-liberalisme antara lain: AdamSmith, David Ricardo, Robert Malthus,dan John Locke.

Teori kapitalisme merupakan sebuah teori yang berkaitan erat dengan sistem perekonomian. Kapitalisme sendiri terbentuk dari kata capital yang memiliki arti modal seperti uang, tanah, atau alat produksi dan isme yang memiliki arti paham atau aliran. Jadi, kapitalisme merupakan sebuah aliran atau paham mengenai modal atau uang. Teori kapitalisme adalah teori yang menjelaskan bahwa pemilik modal atau uang dapat menguasai pasar atau perusahaan tertentu dengan usahanya sendiri. Kaum kapitalis atau kaum yang mengikuti teori kapitalisme memiliki pandangan bahwa setiap manusia yang memiliki modal berhak untuk mengusai suatu pasar. Pada suatu negara dengan sistem perekonomian kapitalisme, negara tidak bisa mengintervensi masalah pasar karena paham kapitalisme menekankan pada kebebasan individu dalam mengembangkan usahanya dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Jadi, negara hanya berperan untuk mengawasi jalannya sistem perekonomian dan tidak memiliki hak untuk ikut campur didalamnya.

Teori kapitalisme ini berkembang dengan pesat dan diterapkan dibeberapa negara Barat dan beberapa negara maju. Pada mulanya kapitalisme berkembang di Eropa saat abad ke-16, pada saat itu di Eropa terdapat beberapa orang atau kelompok yang disebut kaum borjuis melakukan perdangan barang milik pribadi dan dapat mengumpulkan modal melalui perdagangan tersebut. Pada mulanya masa itu, kapitalisme masih berkembang seputar perdagangan bahan pokok selanjutnya mengarah pada barang-barang industri. Teori kapitalisme ini memiliki tokoh yang paling menonjol dalam gagasannya mengenai kapitalisme yaitu Adam Smith. Selain itu,terdapat beberapa prinsip dalam penerapan teori kapitalisme.

Prinsip tersebut antaralain yaitu mencari keuntungan dengan berbagai cara dan sarana prasarana kecuali yang dilarang negara, prinsip tersebut mengacu pada barang dan cara yang digunakan oleh para pemilik modal dalam melakukan perdagangan agar tidak merugikan negara. Prinsip selanjutnya adalah mendewakan hak milik pribadi dengan membuka jalan untuk mengembangkan potensi individu, prinsip ini dimaksudkan agar setiap individu yang berpotensi untuk melakukan perdagangan menjalankannya dengan semaksimal mungkin dan tanpa campur tangan pemerintah. Prinsip berikutnya adalah persaingan sempurna, prinsip ini mengacu pada jalannya perdagangan bebas yang berlangsung dalam suatu negara. Prinsip yang terakhir adalah sistem harga yang berlaku, prinsip ini secara tidak langsung mengatur harga yang diberlakukan antara penawaran dan permintaan agar berlangsung sesuai dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Terdapat beberapa tokoh yang membangun teori kapitalisme, tokoh yang memiliki gagasan mengenai teori kapitalisme adalah Adam Smith. Beberapa tokoh yang memperkuat gagasan tersebut adalah Paul A.Samuelson, David Ricardo, dan James Mill, mereka memiliki gagasan mengenai kebebasan individu dan kepemilikan pribadi atas barang ataupun modal yang dimilikinya. Tokoh utama dalam teori kapitalisme merupakan Adam Smith.