Rabu, 11 Desember 2013

Pengertian asam basa menurut bronsted lowry

Johannes Bronsted dan Thomas Lowry pada tahun 1923, menggunakan asumsi sederhana yaitu: Asam memberikan ion H+ pada ion atau molekul lainnya, yang bertindak sebagai basa. Contoh, disosiasi air, melibatkan pemindahan ion H+ dari molekul air yang satu dengan molekul air yang lainnya untuk membentuk ion H3O+ dan OH.

2H2O(l) ⇄ H3O+(aq) + OH–(aq)

Reaksi antara HCl dan air menjadi dasar untuk memahami definisi asam dan basa menurut Brønsted-Lowry. Menurut teori ini, ketika sebuah ion H+ ditransfer dari HCl ke molekul air, HCl tidak berdisosiasi dalam air membentuk ion H+ dan Cl-. Tetapi, ion H+ ditransfer dari HCl ke molekul air untuk membentuk ion H3O+, seperti berikut ini.

HCl(g) + 2H2O(l) ⇄ H3O+(aq) + Cl(aq)

Sebagai sebuah proton, ion H+ memiliki ukuran yang lebih kecil dari atom yang terkecil, sehingga tertarik ke arah yang memiliki muatan negatif yang ada dalam larutan. Maka, H+ yang terbentuk dalam larutan encer, terikat pada molekul air. Model Brønsted, yang menyebutkan bahwa ion H+ ditransfer dari satu ion atau molekul ke yang lainnya, ini lebih masuk akal daripada teori Arrhenius yang menganggap bahwa ion H+ ada dalam larutan encer. Dari pandangan model Brønsted, reaksi antara asam dan basa selalu melibatkan pemindahan ion H+ dari donor proton ke akseptor proton. Asam bisa merupakan molekul yang netral.

HCl(g) + NH3(aq) ⇄ NH4 +(aq) + Cl‑(aq)

Bisa ion positif

NH4+(aq) + OH–(aq) ⇄ NH3(aq) + H2O(l)

Atau ion negatif

H2PO4–(aq) + H2O(l) ⇄ HPO42–(aq) + H3O+(aq)

Pada reaksi antara HCl dan NH3 terjadi perpindahan ion H+ atau proton, perhatikan reaksi berikut.

img1

HCl memberikan H+ atau proton ke NH3 sehingga terjadi ion NH4+ dan ion Cl–. Reaksi sebaliknya NH4+ dapat memberikan H+ (proton) pada ion Cl– sehingga terjadi lagi HCl dan NH3.

Dari penjelasan ini disimpulkan bahwa asam adalah senyawa yang dapat memberikan proton (H+) kepada basa (donor proton), sedangkan basa adalah senyawa yang dapat menerima proton (H+) dari asam (akseptor proton). Reaksinya dapat ditulis:

HCl(l) + NH3(aq) ⇄ NH4 +(aq) + Cl–(aq)

Senyawa yang mengandung hidrogen dengan bilangan oksidasi +1 dapat menjadi asam. Yang termasuk asam Brønsted adalah HCl, H2S, H2CO3, H2PtF6,NH4+, HSO4-, and HMnO4