Rabu, 09 Oktober 2013

Intoleransi laktosa

Pengertian atau definisi intoleransi Laktosa adalah Ketidakmampuan tubuh untuk mencerna gula susu (laktosa) sebagaimana mestinya. Dari orang ke orang jumlah laktosa yang dapat menimbulkan gejala bervariasi, itu terjadi karena jumlah enzim laktase kurang atau tidak cukup di dalam tubuh. Laktase adalah salah satu enzim yang berfungsi untuk mencerna laktosa, bentuk gula yang paling banyak ditemukan pada hewan.

Akibatnya laktosa akan tetap utuh dan terus melaju turun ke bagian usus di mana proses fermentasi yang akan dilakukan oleh bakteri akan terjadi. Fermentasi ini menimbulkan gejala-gejala intoleransi laktosa seperti gas, kram perut, kembung, atau kemungkinan diare. Bentuk melekul laktosa yang besar dapat menarik banyak cairan tubuh ke dalam usus dan menciptakan gejala-gejala tersebut di atas.

Ketika sistem imun (sistem kekebalan tubuh) bereaksi terhadap protein dalam susu, tubuh kita akan mengeluarkan racun untuk melawan segala sesuatu yang dianggapnya musuh. Reaksi perlawanan racun yang diproduksi oleh tubuh terhadap kasein (protein susu) itulah yang menimbulkan gejala alergi. Gejalanya antara lain yaitu :

  • Saluran pencernaan; kram dan kembung di perut, diare, muntah, gas.
  • Kulit; gatal dan merah, urtikari, eksim, atau bibir, mulut, lidah, wajah, tenggorokan, dan mata bengkak.
  • Saluran pernafasan; timbulnya pilek, bersin-bersin, mata menjadi merah atau berair, batuk, mengi, dan juga sesak nafas.