Kamis, 31 Oktober 2013

Fungsi mikroskop senyawa

Mikroskop yang paling sering digunakan dan bagian integral dari sekolah atau perguruan laboratorium adalah mikroskop majemuk. Ini mikroskop senyawa menggunakan dua bagian optik, yang disebut lensa okuler dan lensa objektif. Mikroskop senyawa dapat menyediakan sekitar perbesaran 2000x. Dengan demikian, mikroskop senyawa adalah jenis mikroskop yang digunakan dalam biologi untuk mengamati bakteri, alga, protozoa serta hewan dan sel tumbuhan.

Mikroskop ini lebih berat dan lebih besar dari mikroskop sederhana. Mikroskop ini mengumpulkan cahaya dari sampel dengan bantuan dari beberapa lensa. Satu set terpisah lensa digunakan untuk memfokuskan cahaya ke mata (atau kamera) untuk membentuk sebuah gambar. Ada berbagai jenis mikroskop majemuk. Beberapa tipe dasar dibahas di bawah ini:

Standard Compound Light Microscope
Mikroskop ini terdiri dari lensa okuler yang sejalan dengan bagian hidung bergulir. Bagian hidung memiliki dua atau lebih lensa objektif. Cahaya melewati dari panggung melalui lubang ke dalam sampel. Dari sampel itu lolos ke lensa. Gambar yang memperbesar 4X, 10X, 40X atau 100X sesuai dengan lensa objektif dipasang pada bagian hidung bergulir.