Jumat, 25 Oktober 2013

Cara mengamati sel

Untuk mengamati sel diperlukan alat bantu mikroskop yang dapat memperbesar bayangan objek yang diamati. Ada beberapa macam mikroskop yang dapat digunakan. Berikut  akan diuraikan prinsip cara kerja kedua mikroskop tersebut.

  • Mikroskop Cahaya.
    • Mikroskop cahaya menggunakan cahaya sebagai sumber penyinaran. Karena itu di perlukan lensa untuk memperbesar bayangan benda.
    • Untuk mengamati objek diperlukan preparat (sediaan) yang tembus cahaya. Karenanya, preparat harus diiris setipis mungkin dengan ketebalan tidak lebih dari 50 mikron. Medium yang umum digunakan adalah air yang diteteskan ke atas gelas benda.
    • Objek dapat diamati dalam keadaan hidup atau mati.
    • Pengamatan dapat mengamati langsung melalui lensa okuler sehingga pengamatan dapat menentukan bentuk, warna, dan gerakan objek.
    • Bayangan yang diperoleh dapat diperbesar hingga mencapai 100x, 400x, 1000x.
  • Mikroskop Elektron.
    • Mikroskop elektron menggunakan elektron sebagai pengganti cahaya dan medan magnet sebagai pengganti lensa. Bayangan yang dihasilkan ditampilkan di layar monitor.
    • Objek yang akan diamati harus sangat tipis dan berada di ruangan hampa udara agar dapat ditembus elektron.
    • Tidakdapat mengamati objek yang masih hidup. Biasanya digunakan untuk mengamati bagian-bagian sel, misalnya organel, membran, atau molekul besar, seperti DNA.
    • Tidak dapat mengamati secara langsung. Untuk menentukan bentuk objek diperlukan rekonstruksi dari beberapa hasil pengamatan.
    • Bayangan yang diperoleh dapat diperbesar hingga mencapai sejuta kali.