Sabtu, 08 Juni 2013

Tanda dan gejala miopia

Pasien miopi mempunyai pangtum remotum (titik terjauh yang masih dilihat jelas) yang dekat sehingga mata selalu dalam atau berkedudukan konvergensi yang akan menimbulkan keluhan astenopia konvergensi. Bila kedudukan mata ini menetap, maka penderita akan telihat juling ke dalam atau esotropia (Ilyas, 2003).

Gejala  miopi terbagi menjadi dua yaitu :
Gejala subjektif :

  • Akibat sinar dari suatu objek jauh difokuskan di depan retina, maka penderita miopia hanya dapat melihat jelas pada waktu melihat dekat, sedangkan pengglihatan jauh akan kabur.
  • Keluhan astenopia, seperti sakit kepala yang dengan sedikit koreksi dari miopinya dapat disembuhkan.
  • Kecendrungan penderita untuk menyipitkan mata waktu melihat jauh untuk mendapatkan efek “pinhole” agar dapat melihat dengan lebih jelas.
  • Penderita miopia biasanya suka membaca dekat, sebab mudah melakukannya tanpa usaha (Slone, 1979).
Gejala objektif :
  • Miopi simplex :
  • Pada segmen anterior ditemukan bilik mata yang dalam dan pupil yang relatif lebar. Kadang-kadang bola mata ditemukan agak menonjol.
  • Pada segmen posterior biasanya terdapat gambaran yang normal atau dapat disertai kresen miopi yang ringan disekitar papil saraf optik.
Miopi Patologi :
Gambaran pada segmen anterior serupa dengan miopi simple.
  • Gambaran yang ditemukan pada segmen posterior berupa kalainan-kelainan pada :
    • Korpus vitreum
    • Papiler saraf optic
    • Makula
    • Retina terutama pada bagian temporal
    • Seluruh lapisan fundus yang tersebar luas berupa penipisan koroid dan retina.