Senin, 17 Juni 2013

Manfaat bunga rosella sebagai antihipertensi

Khasiat kelopak rosella untuk menurunkan tekanan darah telah di akui di india, Afrika dan meksiko. Senyawa aktif dalam rosella yang banyak berperan dalam menurunkan tekanan darah adalah asam organic dan senyawa flavonoid. Senyawa aktif rosella tersebut dapat membantu melancarkan peredaran darah dengan cara mengurangi derajat Viskositas (kekentalan) darah. Selanjutnya kerja jantung memompa darah semakin ringan dan otomatis tekanan darah menjadi rendah. Seorang dokter Naturopati dari Bastyr University di Seattle, amerika serikat menemukan 79% dari 70 orang yang memiliki tekanan darah tinggi hingga sedang, tekanan darahnya menurun setelah di berikan teh rosella sebanyak 1,5 liter sebelum sarapan (Asaad, 2009).

Bunga rosella dapat mengontrol hipertensi jenis ringan maupun sedang seperti obat Captopril yang biasa digunakan untuk mengatasi hipertensi dan gagal jantung. Journal of Ethnopharmacology melaporkan bahwa setelah 12 hari, 31 pasien yang mengonsumsi teh rosella rata-rata mengalami penurunan tekanan darah hingga 15 persen untuk tekanan sistolik dan 10 persen untuk tekanan diastolik. Normalnya, tekanan sistolik 120 dan diastolik 80, artinya teh rosella dapat menurunkan tekanan darah hingga kondisi normal selama kurang lebih tidak sampai dua minggu (faraji, 1999).

Mauren Williams (2009), seorang Dokter Naturopathy dari Bastyr University di Seattle, Amerika Serikat, telah melakukan studi terhadap 70 orang dengan tingkat penyakit hipertensi ringan hingga sedang yang berada dalam kondisi sehat dan tidak melakukan pengobatan apapun sejak sebulan sebelum penelitian dilakukan. Secara acak, sebagian orang diminta untuk mengkonsumsi teh rosella sebanyak 1 liter sebelum sarapan pagi, sebagian lagi mengkonsumsi 25 mg obat anti hipertensi. Setelah empat minggu, ternyata tekanan darah Diastolik berkurang hingga sepuluh angka untuk 79 % orang yang mengkonsumsi rosella dan 84 % untuk orang yang mengkonsumsi obat antihipertensi (Red-Tea, 2009).