Jumat, 07 Juni 2013

Klasifikasi miopi

Miopi dibagi berdasarkan beberapa karakteristik sebagai berikut :

  • Menurut jenis kelainannya, Vaughan membagi miopia menjadi:
  • Miopi aksial, dimana diameter antero-posterior dari bola mata lebih panjang dari pada panjang dari normal
  • Miopi kurvartu,yaitu adanya peningkatan curvature kornea atau lensa.
  • Miopi indeks, terjadi peningkatan indeks biasa pada cairan mata
Menurut perjalan penyakitnya miopi dibagi atas :
  • Miopi stasioner yaitu yang menetap setelah dewasa
  • Miopi progeresif, yaitu miopi yang bertambah terus pada usia dewasa akibat bertambah panjangnya  bola mata
  • Miopi maligna, yaitu keadaan yang lebih berat dari miopi progeresif, yang dapat mengakibatkan ablasi retina dan kebutaan ( Ilyas,  2005)
Berdasarkan sifat
  • Miopi simplex, sering dijumpai pada umur muda dan bersifat menetap dan tidak menimbulkan kelainan pada fundus.
  • Miopi progressive,minus terus bertambah sehingga bisa terjadi gangguan pada choroid disebur juga miopi degenerasi, tidak bisa mencapai 6/6
  • Miopi maligna , lebih cepat choroid miopi  degeneration.
Miopi berdasarkan berat ringan
  • Miopi ringan
  • Sangat ringan, apabila dapat dikoreksi dengan kaca mata 0.25 s/d 1.0D
  • Ringan, apabila dapat dikoreksi dengan kaca mata  -1 s/d -3 D
  • Miopi sedang dapat dikoreksi dengan kaca mata -3 s/d -6 D
  • Miopi tinggi dapat dikoreksi dengan kaca mata -6 s/d -10 D
  • Miopi berat dapat dapat dikoreksi dengan kacamata > -10 D.