Sabtu, 23 Maret 2013

Makna evaluasi di dalam pembelajaran

Istilah evaluasi berasal dari bahasa inggris, yaitu Evaluation. Menurut Wand and Brown, evaluasi adalah suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai dari pada sesuatu. Sesuai dengan pendapat tersebut, evaluasi pendidikan dapat diartikan sebagi suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai segala sesuatu dalam dunia pendidikan atau segala sesuatu yang ada hubungannya dengan dunia pendidikan.

Sedangkan menurut Gronlund & Linn menyatakan bahwa evaluasi adalah proses untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan informasi untuk menentukan sejauh mana siswa mencapai tujuan instruksional.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa, evaluasi merupakan kegiatan mengukur dan menilai berdasarkan parameter tertentu yang tujuan akhirnya adalah untuk melihat kualitas atau tingkat ketercapaian dari kegiatan yang sudah dijalankan. Apakah sudah sesuai dengan yang telah direncanakan atau belum, Apakah kegiatan yang dijalankan sudah layak atau bermanfaat, Apakah kegiatan yang dijalankan harus dimodifikasi atau diganti sama sekali.

Karena keberhasilan suatu program tidak dapat terlepas dari segi pelaksanaannya, maka evaluasi terhadap suatu program menyangkut berbagai hal yang terkait, baik yang menyangkut kualitas masukan, kualitas proses maupun kualitas hasil pelaksanaannya. Selain itu, evaluasi dapat dilaksanakan atas dasar sekuen implementasi program, dapat pula dilakukan terhadap komponen program.

Dalam program pendidikan misalnya, evaluasi menjadi sangat kompleks karena dapat dilakukan terhadap kurikulumnya, sarana dan prasarana, tenaga yang terlibat baik edukatif maupun administratif, kelancaran pelaksanaan program, efisiensi waktu penyelenggaraan program, dan tentunya seberapa jauh efektifnya program yang telah diselenggarakan.