Selasa, 12 Februari 2013

Sila kemanusiaan yang adil dan beradab

Sila ini adalah sila yang menjadi dasar fundamental masyarakat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara . Nilai – nilai kemanusiaan yang dikandungnya bersumber dari dasar filosofis antropologis bahwa manusia adalah makhluk monodualis . Manusia memiliki unsur rohani dan ragawi yang tidak dapat dipisahkan.

Selain itu manusia juga menjadi makhluk individu dalam hal makhluk ciptaan tuhan yang dijiwai dari sila pertama juga sekaligus sekaligus makhluk sosial yang menjadi roh sila kedua ini. Kedua unsur itu harus diusahakan agar berjalan selaras karena dengan perjalanan yang selaras maka dapat diwujudkan indivdu manusia yang benar-benar manusia.

Selain itu kita mengetahui manusia adalah makhluk sosial dan makhluk pribadi yang merupakanciptaan tuhan. Kita diciptakan sebagai pribadi yang berbeda dan memang digariskan tuhan untuk bergabung dan berinteraksi dengan masyarakat lain dengan kemampuan yang berbeda yang kita miliki.

Penghargaan atas diri sendiri dan pengakuan akan hak pribadi sangat dperlukan. Untuk itulah sila kedua Pancasila ini menjamin adanya perlakuan yang adil sesuai dengan kodrat manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan, perlakuan yang beradab yaitu sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku, dan diakui kebebasannya dalam menjalankan hak azasinya dengan tanpa menggangu hak-hak orang lain.