Sabtu, 29 Desember 2012

Pusat beban teknik

Pusat beban teknik merupakan pusat pertanggung jawaban yang jumlah input (beban)-nya secara tepat dan memadai dapat diestimasikan dengan wajar.

Ciri-ciri pusat beban teknik:

  • Input-nya dapat diukur secara moneter.
  • Input-nya dapat diukur secara fisik.
  • Jumlah rupiah optimal dan input yang dibutuhkan untuk menghasilkan 1 unit output, dapat ditentukan.
Contoh: Departemen pemanufakturan (produksi); Bagian penggajian.
Dalam pusat beban teknik, efisiensi lebih ditekankan, sehingga output akan dibandingkan dengan beban standar. Disamping itu pusat beban teknik juga mempunyai tugas penting, yaitu menjaga mutu dan volume produksi, serta melakukan pelatihan, pengembangan dan penilaian untuk karyawan.