Monday, 3 December 2012

Piramida penduduk

Piramida penduduk menyajikan data kependudukan dalam dalam bentuk diagram batang yang menunjukkan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin. Tersusun dari garis atau koordinat vertikal yang digunakan untuk menyatakan golongan umur.

Jenis kelamin laki-laki disebelah kiri sedangkan golongan perempuan di sebelah kanan. Garis horizontal digunakan untuk menunjukkan jumlah.

  • Piramida berbentuk Segitiga (Limas).
    Menggambarkan sebagian besar penduduk berada dalam kelompok umur muda atau berciri ekspansif. Bentuk piramida penduduk ini menggambarkan susunan penduduk yang terus bertambah dengan pertumbuhan yang cepat. Piramida penduduk Indonesia termasuk kelompok ini.
  • Piramida Berbentuk Sarang Tawon (batu nisan).
    Menggambarkan tingkat kelahiran yang lebih rendah dari tingkat kematian atau bersifat konstruktif. Penurunan tingkat kelahiran yang tajam menyebabkan pertumbuhan penduduk mengalami penurunan.keadaan ini mengakibatkan jumlah penduduk terus berkurang. Bentuk piramida ini jarang dijumpai di dunia, karena hanya terjadi pada negara-negara yang mengalami kemunduran jumlah penduduk.
    Contoh : piramida penduduk Jerman, Belgia dan Swiss.
  • Piramida Berbentuk Segi Empat.
    Menggambarkan tingkat kelahiran yang hamoir sama dengan tingkat kematian atau bersifat stasioner. Pertumbuhan penduduk cenderung tetap. Piramida ini menunjukkan jumlah penduduk muda,dewasa,dan tua hampir sama.
    Contoh : bentuk piramida penduduk Jepang, dan Singapura serta beberapa negara yang tergolong maju.