Sabtu, 29 Desember 2012

Mengukur profitabilitas pusat laba

Mengukur profitabilitas pusat laba

    • Terdapat dua ukuran profitabilitas, yaitu kinerja manajemen dan kinerja ekonomis.
    • Kinerja manajemen berkaitan dengan kegiatan perencanaan, pengkoordinasian dan pengendalian kegaiatan sehari-hari pusat laba.
    • Kinerja ekonomis berkaitan dengan kinerja pusat laba sebagai entitas ekonomi.
  • Kinerja ekonomis dapat diukur dengan margin kontribusi, laba langsung, laba yang dapat dikendalikan, laba sebelum pajak dan laba bersih
    • Margin Kontribusi.
  • Merupakan selisih antara pendapatan dengan beban variabel.
    Alasan penggunaan karena beban tetap berada diluar kendali manajer.
    • Laba Langsung.
  • Merupakan kontribusi pusat laba terhadap overhead umum dan laba perusahaan.
    Alasan penggunaan karena pengeluaran pusat laba merupakan tanggung jawab manajer pusat laba, baik pengeluaran yang dapat dikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan.
    • Laba yang Dapat Dikendalikan.
  • Mempertimbangkan pengeluaran-pengeluaran pada tingkat tertentu.
    • Laba Sebelum Pajak.
  • Mempertimbangkan pembebanan relatif dari biaya overhead korporat ke pusat laba.
    • Laba Bersih.
  • Mempertimbangkan jumlah laba bersih setelah pajak.
    • Penentuan pendapatan yaitu ketika pesanan dibuat, pesanan dikirim atau ketika kas diterima sangat penting diperhatikan mengingat seluruh bagian pusat laba adalah bagian korporat.
    • Pertimbangan manajemen dalam hal beban yang dapat dikendalikan sangat penting, sehingga besarnya beban ini akan menunjukkan pos-pos yang benar-benar terjadi pada pusat laba.