Minggu, 23 Desember 2012

Hapusnya perjanjian arbitrase

Perjanjian arbitrase dinyatakan batal, apabila dalam proses penyelesaian sengketa terjadi peristiwa-peristiwa:

  • Salah satu dari pihak yang bersengketa meninggal dunia.
  • Salah satu dari pihak yang bersengketa mengalami kebangkrutan, novasi (pembaharuan utang), dan insolvensi.
  • Pewarisan.
  • Hapusnya syarat-syarat perikatan pokok.
  • Pelaksanaan perjanjian arbitrase dialihtugaskan pada pihak ketiga dengan persetujuan pihak yang melakukan perjanjian arbitrase tersebut.
  • Berakhirnya atau batalnya perjanjian pokok.