Jumat, 30 November 2012

Langkah kebijakan daendels yang memeras dan menindas rakyat

Langkah kebijakan daendels yang memeras dan menindas rakyat

  • kebencian yang mendalam baik dari kalangan penguasa daerah maupun rakyat,
  • munculnya tanah-tanah partikelir yang dikelola oleh pengusaha swasta,
  • pertentangan/perlawanan penguasa maupun rakyat,
  • kemiskinan dan penderitaan yang berkepanjangan, serta e. pencopotan Daendels.
Pada tahun 1810, Kaisar Napoleon menganggap bahwa tindakan Daendels sangat otoriter. Pada tahun 1811 Daendels ia ditarik kembali ke negeri Belanda dan digantikan oleh Gubernur Jenderal Janssens. Ternyata Janssens tidak secakap dan sekuat Daendels dalam melaksanakan tugasnya.
Ketika Inggris menyerang Pulau Jawa, ia menyerah dan harus menandatangani perjanjian di Tuntang pada tanggal 17 September 1811.

Perjanjian tersebut dikenal dengan nama Kapitulasi Tuntang, yang berisi sebagai berikut.
  • Seluruh militer Belanda yang berada di wilayah Asia Timur harus diserahkan kepada Inggris dan menjadi tawanan militer Inggris.
  • Hutang pemerintah Belanda tidak diakui oleh Inggris.
  • Pulau Jawa dan Madura serta semua pelabuhan Belanda di luar Jawa menjadi daerah kekuasaan Inggris (EIC).