Minggu, 04 November 2012

Bagaimana cara transaksi dijalankan di bursa

Bagaimana cara transaksi dijalankan di bursa

    • Sebelum dapat transaksi investor harus menjadi nasabah di perusahaan efek atau broker saham. Pertama kali investor melakukan pembukaan rekening yg memuat identitas nasabah lengkap (termasuk tujuan investasi dan keadaan keuangan) serta keterangan tentang investasi yang akan dilakukan.
    • Nasabah atau investor dapat melakukan order jual atau beli setelah investor disetujui untuk menjadi nasabah di perusahaan efek yang bersangkutan. Umumnya setiap perusahaan efek mewajibkan kepada nasabahnya untuk mendepositkan sejumlah uang tertentu sebagai jaminan bahwa nasabah tersebut layak melakukan jual beli saham.
    • Perdagangan dilakukan melalui proses tawar menawar secara berkesinambungan (Continuous Auction Market) dalam satuan perdagangan efek. Tawar menawar dilakukan dengan memperhatikan prioritas harga dan waktu (Price and Time Priority). Dalam perdagangan saham, jumlah saham yang dijual-belikan dilakukan dalam satuan perdagangan yang disebut dengan lot, dimana satu lot berarti 500 saham.
  • Dilihat dari prosesnya, maka urutan perdagangan saham atau Efek lainnya dapat dijelaskan sebagai berikut:
    • Menjadi Nasabah di Perusahaan Efek.
      Calon investor buka rekening di salah satu broker atau Perusahaan Efek. Setelah resmi terdaftar menjadi nasabah baru melakukan kegiatan transaksi.
    • Order dari nasabah.
      Kegiatan jual beli saham diawali dengan instruksi yang disampaikan investor kepada broker. Pada tahap ini, perintah atau order dapat dilakukan secara langsung dimana investor datang ke kantor broker atau order disampaikan melalui sarana komunikasi seperti telpon atau sarana komunikasi lainnya.
    • Diteruskan ke Floor Trader.
      Setiap order yang masuk ke broker akan diteruskan ke petugas broker yang berada di lantai bursa (floor trader).
    • Masukkan order ke JATS
      Floor trader akan entry order yang diterimanya kedalam sistem komputer JATS (Jakarta Automated trading System) . Seluruh order yang masuk ke sistem JATS dapat dipantau baik oleh floor trader, petugas di kantor broker dan investor. Tahap ini, ada komunikasi antara broker dgn investor agar tujuan order dapat tersampaikan dgn baik. Termasuk pada tahap ini, berdasarkan perintah investor, floor trader update order, penawaran dan info penting lain.
    • Transaksi Terjadi (matched).
      Order yang telah masuk ke sistem JATS bertemu dengan harga yang sesuai dan tercatat di sistem JATS dalam arti tercapai kesepakatan harga order beli atau jual. Pihak floor trader atau petugas di kantor broker akan memberikan informasi ke investor bahwa order telah terpenuhi.
    • Penyelesaian Transaksi (settlement)
      Tahap akhir dari siklus transaksi adalah penyelesaian transaksi (settlement). Investor tidak otomatis mendapatkan hak-haknya ditahap ini dan dibutuhkan beberapa proses seperti kliring, pemindahbukuan, dll hingga akhirnya hak-hak investor terpenuhi, seperti investor yang menjual saham akan mendapatkan uang, sementara investor yang melakukan pembelian saham akan mendapatkan saham. Di BEI, proses penyelesaian transaksi berlangsung 3 hari bursa. Artinya jika melakukan transaksi hari ini (T), maka hak-hak kita akan dipenuhi selama 3 hari bursa berikutnya, atau dikenal dengan istilah T + 3.