Rabu, 24 Oktober 2012

Tujuan audit untuk saldo

Tujuan Audit Untuk Saldo. Tujuan audit ini sama dengan tujuan audit transaksi.
Tujuan ini juga dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Tujuan umum :
    • Eksistensi  – angka-angka yang dicantumkan memang ada ( eksis ).
    • Kelengkapan – angka -angka yang ada telah dimasukkan seluruhnya .
    • Akurasi – jumlah yang ada disajikan  pada jumlah yang benar.
    • Klasifikasi – angka yang dimasukkan  di daftar klien telah diklasifikasikan dengan tepat .
    • Pisah batas (Cut Off ) – transaksi yang dekat tanggal neraca dicatat pada periode yang tepat .
    • Kecocokan rincian (detail tie in) – rincian dalam saldo akun  sesuai dengan angka-angka buku besar tambahan ,  dijumlah kebawah benar dalam saldo akun, dan sesuai dengan jumlah dalam buku besar.
    • Nilai realisasi – aset dinyatakan  dalam jumlah yang diestimasi  dapat direalisasi.
    • Hak dan Kewajiban – Kewajiban harus menjadi milik suatu entitas berkaitan dengan hutang , sedangkan hak selalu dikaitkan dengan aktiva .
    • Penyajian dan Pengungkapan – saldo perkiraan dan persyaratan pengungkapan yang berkaitan  telah disajikan dengan pantas dalam laporan keuangan.
  • Tujuan  khusus :
    Tujuan khusus bagi setiap saldo perkiraan dapat dikembangkan setelah tujuan umum dipahami paling sedikit harus ada satu tujuan, khusus untuk setiap tujuan umum  kecuali jika auditor menganggap tujuan itu tidak relevan.