Jumat, 26 Oktober 2012

Metode penerapan uji petik atribut dalam audit

Metode penerapan uji petik atribut dalam audit terbagi dalam 3 kelompok yaitu :

  • Perencanaan Sampel
    • Nyatakan tujuan dari pengujian audit
    • Definisikan atribut dan kondisi deviasi. Atribut dari kepentingan dan kondisi deviasi berasal langsung dari program audit.
    • Definisikan populasi, mengambil sampel secara acak dari keseluruhan populasi dan menggenerelalisasi hasilnya untuk seluruh populasi
    • Definiskan unit uji petik.
    • Tentukan pengandalan berlebih yang dapat diterima.
    • Tentukan tingkat deviasi yang dapat ditoleransi.
    • Estimasikan tingkat deviasi populasi yang diharapkan.
    • Tentukan ukuran sampel awal. Ukuran sampel dipengaruhi oleh empat faktor yaitu:ukuran populasi, tingkat deviasi yang dapat ditoleransi, resiko pengandalan berlebih pada pengendalian intern yang dapat diterima, dan tingkat deviasi populasi yang diharapkan.
  • Pemilihan Sampel dan Pelaksanaan Pengujian
    • Pilih sampel,  unsur-unsur tertentu dalam populasi yang akan diikutkan sebagai sampel
    • Laksanakan prosedur audit,  memeriksa setiap unsur di dalam sampel untuk mendapatkan catatan deviasi yang ditemukan.
  • Evaluasi Hasil
    • Generalisasikan hasil dari sampel untuk populasi.
    • Analisa deviasi
    • Putuskan akseptabilitas dari populasi tersebut.